Home Profil Diary Yahoo Messenger Brooklyn KomerinG

pasha 'ungu' akhirnya bertobat


Ramadhan memang selalu jadi waktu yang tepat buat mendekatkan diri dengan sang pencipta. Kayak Vokalis Ungu, Pasha pernah merasakan apa yang dinamakan frustasi dan putus asa. Sampai-sampai ia melupakan Tuhan dan sembunyi dari-Nya.

Dan pada suatu ketika, waktu dia duduk diteras mendengar suara adzan. Tanpa terasa hatinya terketuk dan air mata sempat menetes. Dari situ Pasha mendapat sebuah kesadaran baru. Ia tak mungkin terkungkung dalam keputusasaan terus menerus. Harus ada sesuatu yang dilakukan.

"Dan dari situ saya belajar hidup. Paling tidak saya mencoba memilih teman yang bermanfaat, bukan berarti aku pilih-pilih dalam berteman. Namun paling tidak berhati-hati agar tidak terjatuh pada lubang yang lebih dalam," ujarnya.

"Aku dan Maki sempat saling tengok dan tatap. Tidak tahu apa yang musti dikerjakan. Kita waktu itu merasa seperti sampah yang mengotori kota. Mending kalau punya duit. Lha ini buat makan saja susah," tutur Pasha.
(YG/Ft:Berbagai sumber)*YG